Honda memastikan bakal segera meluncurkan CR-V generasi ke-6 dalam waktu dekat. Produsen mobil asal Jepang ini sudah coba menggoda konsumen dengan merilis gambar teaser SUV (Sport Utility Vehicle) tersebut lewat akun resmi Instagram Honda Amerika Serikat (AS).

“Tangguh dan siap untuk berpetualang. All-New Honda CR-V 2023 menghadirkan sistem hybrid canggih untuk pengalaman berkendara yang serba guna,” demikian tulis Honda AS di kolom caption.

Visual gambar yang ditampilkan, generasi paling baru dari CR-V memiliki desain yang lebih segar dan elegan. Wujud dari sektor muka terlihat punya kemiripan dengan Honda HR-V dan juga BR-V, namun di mobil ini terkesan lebih mewah.

Desain headlamp menjadi sedikit sipit jika dibandingkan dengan generasi ke-5. Pun untuk tampilan grill yang kini mengusung desain baru. Namun dari gambar yang ditampilkan tak terlihat adanya komponen foglamp.

Pindah ke belakang, perbedaan signifikan juga hadir pada all new Honda CR-V. Lampu LED vertikal di pilar-C tetap dipertahankan, namun ada sentuhan baru pada desain lampu yang ujungnya yang lagi-lagi mirip dengan HR-V atau BR-V.Honda CR-V

Bemper belakang juga bersolek yang tampil lebih manis dengan komponen diffuser. Secara keseluruhan DNA khas dari CR-V coba dipertahankan, namun sentuhan anyar pada mobil membuatnya tampil lebih menarik

Mesin Hybrid yang Lebih Canggih?

Sejatinya ini bukan teknologi baru dari Honda CR-V, sebelumnya di generasi ke-5 juga sudah ditanamkan sistem hibrida dan dijual di beberapa negara termasuk market AS. Di sana, CR-V Hybrid saat ini dijejali mesin 2,0 liter hybrid i-MMD dengan generator dan motor listrik.

Nah karena tema hybrid yang cukup ditonjolkan dalam teaser all new CR-V, besar kemungkinan akan ada pembaruan teknologi yang lebih canggih. Kendati demikian hingga saat ini Honda AS masih menutup rapat informasi terkait spesifikasinya.

Peluangnya Masuk Indonesia

Honda CR-V

PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai APM mobil Honda di Indonesia pernah mengatakan untuk saat ini mobil dengan sistem hybrid adalah yang paling cocok untuk konsumen.

Hal itu disampaikan oleh Business Innovation and Marketing & Sales Director PT HPM, Yusak Billy. Menurut dia mobil hybrid adalah jembatan sebelum benar-benar masuk era mobil listrik murni.

“Kita perlu bridging (jembatan) ke konsumen supaya tidak kaget langsung BEV (Battery Electric Vehicle). Jadi bagi kami, hybrid itu yang paling cocok untuk kondisi sekarang dilihat dari harga, infrastruktur, dan tentu regulasinya,” kata Billy, beberapa waktu yang lalu.